Sabtu, 03 Oktober 2026
Minggu, 12 Juli 2026
Semangat Baru! SMK Assaidiyah Durjan Sambut Siswa Baru di Hari Pertama MPLS Ramah 2026
Bangkalan – Suasana ceria dan penuh
semangat menyelimuti lingkungan SMK Assaidiyah, Desa Durjan, Kecamatan Kokop,
Kabupaten Bangkalan pada Senin (13/07/2026). Ratusan siswa baru secara resmi
memulai langkah pertama mereka di jenjang pendidikan kejuruan melalui pembukaan
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.Kegiatan hari
pertama ini diisi dengan upacara pembukaan, pengenalan lingkungan sekolah,
pemaparan visi misi, serta ice breaking seru bersama panitia OSIS. Kegiatan berjalan lancar dan penuh antusiasme dari
seluruh peserta didik baru.
Kepala Sekolah Menyampaikan "Selamat datang di
keluarga besar SMK Assaidiyah Durjan. MPLS ini adalah jembatan
bagi kalian untuk mengenal lingkungan baru. Manfaatkan momen ini dengan baik
untuk mengenali budaya sekolah, bapak/ibu guru, serta potensi diri kalian agar
siap menjadi generasi yang berkarakter, unggul, dan siap kerja," ujar beliau.
Rabu, 08 Juli 2026
Sambut Siswa Baru, SMK Assaidiyah Persiapan MPLS 2026
BANGKALAN – Memasuki tahun ajaran baru 2026, SMK Assaidiyah Durjan yang berlokasi di Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, tengah sibuk berbenah. Sekolah berbasis pesantren ini sedang mematangkan seluruh rangkaian persiapan untuk menyambut kedatangan para peserta didik baru melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahu Ajaran 2026/2027.
Berdasarkan agenda resmi sekolah, kegiatan MPLS ini dijadwalkan akan berlangsung selama lima hari, mulai Sabtu hingga Rabu, 11–15 Januari 2026.
Kepala SMK Assaidiyah Durjan menyampaikan bahwa MPLS tahun ini akan dikemas secara interaktif, edukatif, dan humanis. Pihak sekolah berkomitmen penuh untuk menghapus stigma "perpeloncoan" dan menggantinya dengan kegiatan yang membangun karakter serta kedisiplinan santri-siswa.Strategi & Trik Sukses MPLS 2026 di SMK AssaidiyahUntuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan memberikan kesan mendalam bagi siswa baru, panitia OSIS bersama jajaran dewan guru telah menyiapkan beberapa trik dan terobosan baru.1. Penerapan Konsep "Smart & Religious": Mengingat letak geografis dan kultur sekolah yang kental dengan nilai kepesantrenan, MPLS akan memadukan pengenalan teknologi/kejuruan dengan penguatan akhlakul karimah.2. Mentoring Teman Sebaya (Peer Mentoring): Setiap kelompok siswa baru akan didampingi oleh kakak kelas pilihan yang bertindak sebagai mentor, bukan sebagai ajang pamer senioritas, melainkan sebagai ruang diskusi dan adaptasi yang nyaman.3. Trik Cepat Adaptasi Jurusan: Panitia menyediakan sesi khusus workshop kilat mengenai pengenalan dunia industri sesuai kompetensi keahlian yang ada di SMK Assaidiyah, agar siswa baru langsung memiliki gambaran masa depan karier mereka.Tips Penting untuk Calon Siswa Baru
Berdasarkan agenda resmi sekolah, kegiatan MPLS ini dijadwalkan akan berlangsung selama lima hari, mulai Sabtu hingga Rabu, 11–15 Januari 2026.
Kepala SMK Assaidiyah Durjan menyampaikan bahwa MPLS tahun ini akan dikemas secara interaktif, edukatif, dan humanis. Pihak sekolah berkomitmen penuh untuk menghapus stigma "perpeloncoan" dan menggantinya dengan kegiatan yang membangun karakter serta kedisiplinan santri-siswa.
Bagi para calon siswa baru yang akan mengikuti MPLS pada 11-15 Januari mendatang, berikut adalah beberapa persiapan penting yang wajib diperhatikan:
1. Jaga Fisik dan Stamina
Mengingat kegiatan berlangsung intensif selama 5 hari, pastikan untuk menjaga pola makan dan istirahat yang cukup sebelum hari H.
2. Siapkan Perlengkapan yang Diwajibkan
Catat dan persiapkan atribut serta alat tulis sesuai dengan instruksi yang telah dibagikan oleh panitia pendaftaran. Jangan menunda hingga malam terakhir!
3. Miliki Mental yang Terbuka (Open-Minded)
Lingkungan SMK tentu berbeda dengan SMP/MTs. Persiapkan mental untuk mengenal teman baru, guru baru, dan budaya disiplin yang lebih tinggi.
Dengan persiapan yang matang dari pihak sekolah serta antusiasme yang tinggi dari para calon peserta didik, MPLS SMK Assaidiyah Durjan Kokop 2026 diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang siap kerja, cerdas digital, dan tetap berkarakter islami. (Red)
1. Jaga Fisik dan Stamina Mengingat kegiatan berlangsung intensif selama 5 hari, pastikan untuk menjaga pola makan dan istirahat yang cukup sebelum hari H.
2. Siapkan Perlengkapan yang Diwajibkan Catat dan persiapkan atribut serta alat tulis sesuai dengan instruksi yang telah dibagikan oleh panitia pendaftaran. Jangan menunda hingga malam terakhir!
3. Miliki Mental yang Terbuka (Open-Minded) Lingkungan SMK tentu berbeda dengan SMP/MTs. Persiapkan mental untuk mengenal teman baru, guru baru, dan budaya disiplin yang lebih tinggi.
Dengan persiapan yang matang dari pihak sekolah serta antusiasme yang tinggi dari para calon peserta didik, MPLS SMK Assaidiyah Durjan Kokop 2026 diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang siap kerja, cerdas digital, dan tetap berkarakter islami. (Red)
Jumat, 03 Juli 2026
Eropa Dikepung Gelombang Panas Ekstrem, Rekor Suhu Tertinggi.
Juli 2026 — Benua Eropa saat ini sedang menghadapi salah satu krisis iklim paling parah dalam sejarah modern. Gelombang panas ekstrem (heatwave) yang dipicu oleh fenomena Kubah Panas (Heat Dome) terus bergerak dari wilayah barat menuju wilayah timur Eropa, memecahkan rekor suhu tertinggi di belasan negara dan memicu alarm darurat kesehatan global.
Badan Meteorologi Dunia (WMO) melaporkan bahwa lebih dari 150 juta orang di seluruh benua terdampak langsung oleh suhu ekstrem ini. Sejak akhir Juni hingga awal Juli 2026, temperatur di berbagai kota besar Eropa melonjak antara 5 hingga 12 derajat Celsius di atas rata-rata musiman mereka.
Suhu Menembus 41°C di Berbagai Negara
Suhu udara yang biasanya sejuk pada awal musim panas kini berubah menjadi sangat menyengat. Beberapa negara mencatatkan rekor suhu tertinggi baru sepanjang sejarah:
Jerman: Mencatat suhu tertinggi 41,7°C di kota Coschen, dekat perbatasan Polandia.
Republik Ceko: Mengonfirmasi rekor nasional baru yang menembus 41,9°C di wilayah Doksany.
Polandia & Hongaria: Kedua negara kompak melewati angka 40°C, memecahkan rekor yang bertahan selama puluhan tahun.
Prancis & Spanyol: Menjadi wilayah yang paling awal dihantam, di mana suhu lokal di beberapa titik sempat menyentuh angka mengerikan di kisaran 43°C hingga 45°C.
Bahkan negara-negara yang dikenal beriklim dingin seperti Inggris dan Denmark terpaksa mengeluarkan status Red Warning setelah suhu udara lokal melampaui 37°C selama beberapa hari berturut-turut.
Infrastruktur Lumpuh dan Korban Jiwa Berjatuhan
Dampak dari gelombang panas ini tidak hanya merusak kenyamanan, tetapi juga mengancam nyawa. Laporan awal dari otoritas kesehatan di berbagai negara Eropa memperkirakan jumlah kematian akibat komplikasi panas (heat-related deaths) telah meningkat tajam, terutama menyerang kelompok lansia dan warga rentan yang tinggal di rumah tanpa fasilitas pendingin udara (AC). Di Prancis sendiri, panggilan darurat ambulans melonjak hingga di atas 120.000 panggilan dalam satu pekan.
Krisis ini juga melumpuhkan sektor infrastruktur. Banyak rel kereta api di Eropa Barat dilaporkan melengkung akibat pemuaian termal ekstrem, memaksa operator kereta membatalkan perjalanan massal. Selain itu, permintaan listrik untuk alat pendingin ruangan melonjak ke level tertinggi dalam 45 tahun terakhir, memberikan tekanan luar biasa pada jaringan energi di tengah menyusutnya debit air sungai yang biasa digunakan untuk mendinginkan reaktor nuklir.
Krisis Iklim yang Semakin Nyata
Para ilmuwan dari lembaga pemantau iklim Copernicus menegaskan bahwa intensitas gelombang panas tahun 2026 ini merupakan bukti nyata percepatan perubahan iklim akibat emisi bahan bakar fosil. Eropa saat ini tercatat sebagai benua dengan laju pemanasan tercepat di dunia, tumbuh dua kali lipat lebih cepat dibandingkan rata-rata global.
Pemerintah di berbagai ibu kota Eropa kini mengimbau warga untuk tetap berada di dalam rumah, menghindari aktivitas fisik berat, dan memastikan kecukupan hidrasi cairan selama fenomena ekstrem ini berlangsung.
Rabu, 01 Juli 2026
Tren Anak Muda (Gen Z): Digitalisasi, Kesehatan Mental, dan Gaya Hidup Fleksibel
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar terhadap pola hidup generasi muda saat ini, khususnya Generasi Z (Gen Z). Mereka tumbuh di era teknologi yang serba cepat sehingga memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Saat ini, tren anak muda tidak hanya berpusat pada hiburan semata, tetapi juga dipengaruhi oleh digitalisasi, kesadaran kesehatan mental, dan fleksibilitas dalam mengatur kehidupan finansial.
Berikut beberapa tren yang paling mendominasi di kalangan anak muda saat ini:
1. Melek Finansial dan Investasi Digital
Anak muda saat ini tidak hanya mengikuti tren konsumtif, tetapi juga mulai memiliki kesadaran tinggi terhadap pengelolaan keuangan. Berbagai aplikasi investasi seperti saham, reksa dana, dan emas semakin diminati karena mudah diakses melalui perangkat digital. Selain itu, metode pembayaran Buy Now Pay Later (BNPL) juga menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan untuk membantu mengatur arus keuangan secara lebih fleksibel.
2. Fokus pada Kesehatan Mental dan Slow Living
Padatnya aktivitas dan tingginya tekanan kehidupan membuat kesadaran terhadap kesehatan mental semakin meningkat. Banyak anak muda mulai menghindari kondisi burnout dengan menerapkan gaya hidup slow living, yaitu menjalani kehidupan dengan lebih tenang, menikmati proses, mengurangi ketergantungan terhadap media sosial, serta mencari keseimbangan hidup.
3. Aktivisme Sosial dan Lingkungan
Media sosial kini tidak hanya digunakan sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk menyuarakan berbagai isu sosial. Platform seperti TikTok dan Instagram dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran mengenai isu lingkungan, keberagaman, serta keadilan sosial. Generasi muda saat ini cenderung lebih kritis dan peduli terhadap dampak sosial maupun lingkungan dari produk atau merek yang mereka gunakan.
4. Kreativitas Konten dan Hobi Baru
Munculnya berbagai tren digital juga memengaruhi pola hobi anak muda. Aktivitas seperti olahraga lari dengan aplikasi pelacak aktivitas maupun eksplorasi kopi lokal menjadi semakin populer. Fenomena ini tidak terlepas dari budaya berbagi konten di media sosial seperti day in my life serta pengaruh Fear of Missing Out (FOMO), yaitu rasa takut tertinggal tren yang sedang berkembang.
Perubahan tren tersebut menunjukkan bahwa generasi muda saat ini semakin adaptif terhadap perkembangan zaman. Mereka tidak hanya memanfaatkan teknologi untuk hiburan, tetapi juga untuk pengembangan diri, kesehatan, serta peningkatan kualitas hidup di masa depan.
Selasa, 30 Juni 2026
Belajar Manajemen Perkantoran: Dari Administrasi hingga Keterampilan Digital
SMK Assaidiyah terus berupaya memberikan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Salah satu konsentrasi keahlian yang menjadi bagian penting dalam membentuk sumber daya manusia yang kompeten adalah Manajemen Perkantoran.
Di era perkembangan teknologi yang semakin pesat, kemampuan dalam mengelola administrasi dan menguasai teknologi digital menjadi salah satu keterampilan yang sangat dibutuhkan. Melalui Konsentrasi Keahlian Manajemen Perkantoran, peserta didik tidak hanya belajar tentang pekerjaan administrasi, tetapi juga dibekali berbagai kemampuan yang dapat mendukung kebutuhan dunia kerja modern.
Dalam pembelajaran Manajemen Perkantoran, siswa mempelajari berbagai hal, mulai dari tata kelola surat-menyurat, pengarsipan dokumen, pelayanan administrasi, komunikasi, hingga pengelolaan data dan informasi. Selain itu, siswa juga dikenalkan dengan berbagai keterampilan digital seperti penggunaan komputer, aplikasi perkantoran, pengolahan data, pembuatan dokumen digital, serta penyusunan bahan presentasi. Selain itu SMK Assaidiyah akan selalu berupaya menyatukan program pesantren dan keislaman
Kepala Program Keahlian Manajemen Perkantoran Durrotun Nasiha menyampaikan bahwa pembelajaran di bidang ini dirancang untuk menyiapkan peserta didik agar memiliki kemampuan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
"Saat ini dunia kerja membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami administrasi perkantoran, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi digital dengan baik. Oleh karena itu, kami berupaya membekali siswa dengan keterampilan yang dapat menjadi bekal mereka di masa depan," ungkapnya
Selain keterampilan teknis, siswa juga dibiasakan untuk memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, teliti, dan mampu berkomunikasi dengan baik. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter siswa agar siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
Melalui Konsentrasi Keahlian Manajemen Perkantoran di SMK Assaidiyah, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan administrasi yang baik, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan teknologi serta siap bersaing di era modern.
Minggu, 28 Juni 2026
Yayasan Assa'idiyah Gelar Tasyakkuran dan Purna Siswa Tahun Pelajaran 2025/2026
Durjan, Kegiatan Tasyakkuran dan Purna Siswa MI, MTs, dan SMK Assaidiyah Durjan Kokop Bangkalan Tahun Pelajaran 2025/2026 telah sukses dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026. Acara berlangsung dengan penuh khidmat, haru, dan kebahagiaan, serta dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk kepala desa Durjan, jajaran pimpinan lembaga, dewan guru, wali murid, dan seluruh peserta purna siswa.
Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi seluruh peserta didik yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pada jenjang masing-masing. Pada tahun pelajaran 2025/2026,
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan dari pihak lembaga serta tamu undangan. Dalam sambutannya, disampaikan rasa syukur atas keberhasilan para siswa menyelesaikan proses pendidikan serta harapan agar seluruh lulusan dapat terus melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Suasana haru begitu terasa saat prosesi purna siswa berlangsung. Kebahagiaan terpancar dari wajah para siswa dan orang tua yang hadir menyaksikan putra-putri mereka menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan.
Pada kesempatan tersebut juga diumumkan siswa terbaik tingkat SMK Assaidiyah Tahun Pelajaran 2025/2026 yang diraih oleh Melinda, lahir di Sampang pada tanggal 30 Mei 2008. Prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, serta semangat belajar yang tinggi selama menempuh pendidikan di SMK Assaidiyah Durjan. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengembangkan kemampuan diri.
Selain prosesi utama, kegiatan tasyakkuran juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan dari siswa-siswi MI, MTs, dan SMK yang menampilkan bakat dan kreativitas terbaik mereka. Penampilan tersebut menambah semarak acara dan mendapatkan apresiasi dari para tamu undangan.
Melalui kegiatan ini, keluarga besar MI, MTs, dan SMK Assaidiyah Durjan Kokop Bangkalan berharap seluruh lulusan mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, dan dapat memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Selamat dan sukses kepada seluruh siswa-siswi purna siswa Tahun Pelajaran 2025/2026. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat serta menjadi bekal untuk meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.
Sabtu, 27 Juni 2026
POLEMIK USTADZAH AI YANG VIRAL : PRO DAN KONRA
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin merambah berbagai bidang kehidupan, termasuk dunia pendidikan dan dakwah Islam. Belakangan ini, muncul fenomena “Ustadzah AI” yang menjadi perbincangan hangat di media sosial. Teknologi ini menampilkan sosok virtual yang dapat menyampaikan ceramah, menjawab pertanyaan agama, bahkan memberikan penjelasan keislaman secara otomatis melalui sistem kecerdasan buatan.
Fenomena tersebut memunculkan beragam respons dari masyarakat. Sebagian kalangan mendukung kehadiran teknologi ini karena dianggap mampu membantu proses pendidikan dan penyebaran ilmu agama. Namun di sisi lain, tidak sedikit pihak yang mengkritisi dan mempertanyakan dampaknya terhadap otoritas keilmuan Islam.
Pandangan Pro terhadap Ustadzah AI
Dari sisi pendidikan Islam, pendukung Ustadzah AI menilai teknologi ini dapat menjadi media pembelajaran yang efektif di era digital.
Pertama, AI dapat meningkatkan akses terhadap pendidikan Islam. Peserta didik dapat memperoleh informasi dan penjelasan materi agama kapan saja dan di mana saja tanpa terikat ruang dan waktu.
Kedua, Ustadzah AI dapat menjadi sarana pendukung proses pembelajaran. Guru atau ustadz dapat memanfaatkan teknologi ini untuk membantu penyampaian materi, membuat bahan ajar, merancang soal, maupun menyediakan referensi pembelajaran yang lebih variatif.
Ketiga, penggunaan AI dapat meningkatkan minat belajar generasi muda. Di era digital saat ini, peserta didik cenderung lebih tertarik pada media pembelajaran yang interaktif dan berbasis teknologi.
Selain itu, AI dinilai dapat mempercepat penyebaran informasi keislaman kepada masyarakat luas, khususnya bagi daerah yang masih mengalami keterbatasan tenaga pendidik agama.
Pandangan Kontra terhadap Ustadzah AI
Di sisi lain, sejumlah akademisi dan praktisi pendidikan Islam menyampaikan beberapa catatan penting terhadap penggunaan Ustadzah AI.
Pertama, terdapat kekhawatiran mengenai validitas sumber keilmuan. Dalam tradisi pendidikan Islam, ilmu tidak hanya diperoleh melalui informasi, tetapi juga melalui sanad atau rantai keilmuan yang jelas. AI dapat menghasilkan jawaban berdasarkan data yang dipelajari, namun belum tentu memiliki ketepatan dalil serta pemahaman konteks syariat yang benar.
Kedua, pendidikan Islam tidak sekadar proses transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan akhlak dan keteladanan. Seorang guru atau ustadz berfungsi sebagai pendidik yang memberikan contoh sikap, adab, dan nilai-nilai kehidupan. Peran tersebut sulit sepenuhnya digantikan oleh teknologi.
Ketiga, terdapat kekhawatiran munculnya ketergantungan terhadap teknologi. Peserta didik dapat menjadi kurang aktif dalam mencari sumber rujukan yang sahih atau mengurangi interaksi langsung dengan guru.
Keempat, penggunaan AI tanpa pengawasan berpotensi menimbulkan kesalahan informasi keagamaan yang dapat memengaruhi pemahaman masyarakat.
Perspektif Pendidikan Islam
Dalam pandangan pendidikan Islam, teknologi pada dasarnya merupakan alat (wasilah) yang dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan manusia. Islam tidak menolak perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi selama penggunaannya membawa manfaat serta tidak bertentangan dengan nilai-nilai syariat.
Kehadiran Ustadzah AI sebaiknya dipandang sebagai media pendukung, bukan pengganti peran guru dan ulama. Guru tetap memiliki posisi utama dalam pendidikan Islam karena berperan dalam pembentukan karakter, adab, spiritualitas, serta bimbingan moral peserta didik. dan yang paling pokok adalah ketersambungan sanad keilmuan.
Pendidikan Islam menekankan keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pembentukan akhlak. Oleh sebab itu, pemanfaatan teknologi AI perlu dilakukan secara bijak, kritis, dan tetap berada di bawah pendampingan tenaga pendidik yang kompeten.
Penutup
Polemik Ustadzah AI menunjukkan bahwa perkembangan teknologi membawa tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan Islam. Di satu sisi, AI dapat membantu memperluas akses pembelajaran dan meningkatkan efektivitas pendidikan. Namun di sisi lain, penggunaannya juga memerlukan kehati-hatian agar tidak menggeser peran utama pendidik dalam membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak.
Perdebatan mengenai Ustadzah AI pada akhirnya bukan semata persoalan menerima atau menolak teknologi, melainkan bagaimana memanfaatkannya secara tepat agar tetap sejalan dengan tujuan utama pendidikan Islam, yaitu membentuk manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Rabu, 10 September 2025
Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Deep Learning
Deep learning dengan Kurikulum Merdeka adalah bahwa deep learning bukanlah kurikulum baru, melainkan sebuah pendekatan pembelajaran mendalam yang melengkapi dan menyempurnakan Kurikulum Merdeka dengan berfokus pada pemahaman konsep inti, eksplorasi mendalam, pemecahan masalah, serta pengaitan pengetahuan dengan kehidupan nyata. Pendekatan ini bertujuan untuk menguatkan kompetensi berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas siswa, sekaligus menjadikan pembelajaran lebih bermakna, menyenangkan, dan personal, sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka.
Komponen
Utama dalam Kerangka Kerja
1.
Inti: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
Di
pusat diagram terdapat konsep Pembelajaran Mendalam, yakni pendekatan
pendidikan yang menekankan pemahaman yang utuh—kognitif, afektif, dan
psikomotorik. Tujuannya adalah membentuk karakter serta keterampilan abad ke-21
secara menyeluruh.Bbpmpjatim
2.
Dimensi Profil Lulusan
Mengelilingi
inti terdapat delapan kompetensi yang diharapkan tumbuh dalam diri peserta
didik:
- Keimanan dan
Ketakwaan kepada Tuhan YME
- Kewargaan
- Penalaran
Kritis
- Kreativitas
- Kolaborasi
- Kemandirian
- Kesehatan
- Komunikasi
Delapan
dimensi ini mencerminkan “profil pelajar Pancasila” yang kokoh dan seimbang
secara holistik.Bbpmpjatim+1
3.
Prinsip-Prinsip Pembelajaran
Terdapat
tiga prinsip utama yang menjadi penopang pengalaman belajar peserta didik:
- Berkesadaran
(Mindful) – siswa
menyadari tujuan pembelajaran dan aktif mengatur proses belajarnya.
- Bermakna
(Meaningful) –
pembelajaran relevan, kontekstual, dan menumbuhkan pemahaman mendalam.
- Menggembirakan
(Joyful) – proses
pembelajaran menyenangkan dan memotivasi, menumbuhkan rasa ingin tahu.Melintas+1
4.
Pengalaman Belajar
Diagram
menunjukkan siklus dinamis pengalaman belajar yang terdiri dari:
- Memahami – membangun pemahaman konsep.
- Mengaplikasi – mengimplementasikan ilmu dalam konteks
nyata.
- Berkesadaran – refleksi atas proses belajar.
- Menggembirakan – memastikan pengalaman itu dinikmati.
Siklus
ini bersifat berulang dan memperkuat interaksi antar proses.Bbpmpjatim+1
5.
Kerangka Pembelajaran (Aspek Pendukung)
Mengelilingi
grafis luar terdapat empat komponen struktural yang membentuk ekosistem
pendukung:
- Praktik
pedagogis – strategi
mengajar untuk deep learning.
- Lingkungan
pembelajaran – ruang
inklusif dan inspiratif.
- Pemanfaatan
teknologi digital –
mendorong eksplorasi dan inovasi.
- Kemitraan
pembelajaran –
kolaborasi untuk konteks autentik.Melintas
Gambaran
Keseluruhan
Kerangka
ini dirancang sebagai pendekatan holistik: memadukan nilai-nilai
spiritual, intelektual, emosional, sosial, dan fisik. Tidak hanya menekankan
pada penguasaan materi, tetapi juga pada bagaimana proses belajar diarahkan
agar bermakna, reflektif, dan menyenangkan—serta ditopang oleh lingkungan, metode,
teknologi, dan kolaborasi yang efektif.
Selasa, 05 Desember 2023
Program 7K SMK Assa'idiyah
Lingkungan yang aman dan nyaman dapat membuat kita merasa betah untuk belajar maupun mengerjakan tugas-tugas lainnya. Hal tersebut tertuang dalam tujuan dari program kerja 7K yang meliputi keamanan, kebersihan, keimanan, kekeluargaan, kerindangan, kerapihan, keindahan. Terciptanya lingkungan yang diidamkan oleh siswa maupun tenaga pendidik yang tentu juga dapat meningkatkan suasana belajar menjadi lebih efektif dan berkualitas.
Penjabaran dari program 7K sebagai berikut :
- Keamanan.
Aman , adalah bebas dari gangguan seseorang/ sekelompok orang/lingkungan dan aman adalah hak mendasar yang harus dimiliki manusia.
2. Kebersihan.
Bersih, adalah tempat atau lingkungan , bebas dari sampah, debu, sehingga nampak sedap dipandang. Kebersihan meliputi : bersih tempat tinggal, tempat belajar/ kelas, sekolah/ lingkungan sekolah, tempat ibadah, tempat bekerja.
3. Keimanan.
Iman, adalah kita percaya Allah( SWT ada. Iman merupakan landasan penting dalam belajar, dan bekerja.
Pelaksanannya adalah : merayakan hari keagamaan bersama di sekolah misalnya hari raya idul fitri, mendirikan pengajian rutin, mejelis taklim untuk kajian agama di sekolah.
4. Kekeluargaan.
Kekeluargaan, adalah hubungan yang erat antar orang-orang dalam rumah, kelas, sekolah dan masyarakat. Pelaksanaannya adalah : kita harus saling menghargai, mengayomi, tidak mencari selamat diri sendiri, menyenguk jika teman jika sakit, menolong sesama siswa.
5. Kerindangan.
Rindang atau sejuk, adalah lingkungan yang mempunyai sisrkulasi udara yang baik, dengan adanya tanaman yang menyejukan, serta bebas dari polusi udara.
Pelaksanaanya adalah : menanami halaman / lingkungan sekolah dengan pepohonan yang bermanfaat, taman depan kelas dengan berbagai tamanan bunga, rajin menyiangi dan menyiram.
6. Kerapihan.
Rapih, adalah suasana harmonis dalam dalam diri kita,keluarga, sekolah, kantor, atau lingkungan sekitar.
Pelaksaannya, adalah : rapih dari cara kita berpakaian, memakai seragam sekolah sesuai dengan aturan yang ditetapkan, menata ruang kelas dengan baik.
7. Keindahan.
Indah adalah suasana asri enak di pandang mata yang menyangkut lingkungan sekolah kita,. Keindahan bisa tercapai manakala keamanan, kebersihan, keimanan, kekeluargaan, kerindangan dan kerapihan tercapai.
Dengan berjalannya program 7K di lingkungan sekolah, semoga dapat membuat para siswa lebih fokus dalam belajar dan menerima ilmu, sehingga mereka dapat meraih prestasi gemilang untuk masa depan.
Selasa, 12 Mei 2020
Perpanjangan Ijin Operasional SMK Assaidiyah
Untuk Memenuhi Berkas Perpanjangan Ijin Operasional kepada P2T Jawa Timur meliputi :
1. Ceklis Kelengkapan (unduh berkas)
2. Berkas Perpanjangan Ijin (unduh berkas)
Sabtu, 21 Maret 2020
Minggu, 02 Februari 2020
MKKS SMKS Bangkalan Rakor di Kota Batu Malang
Penulis : Jurnalis Muda Assaidiyah.
Jumat, 24 Januari 2020
Ngaji Bareng Pengasuh
Ketua Yayasan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Assaidiyah Durjan Kokop Bangkalan yang mulia KH. Nasiri berikan tausiyah tentang Pentingnya Pendidikan di Aula Assaidiyah bersama dewan guru, tenaga kependidikan siswa dan siswi, MTs-SMK Assaidiyah hal ini di harapkan menjadi kegiatan rutin di ranah formal sebagai bagian dari motivasi kepada seluruh keluarga besar MTs-SMK AssaidiyahSelasa, 21 Januari 2020
Selasa, 14 Januari 2020
Sejarah SMK Assaidiyah Bangkalan
Sabtu, 11 Januari 2020
Setiap Manuasia Berharga
(Living Values Education (LVE) - The Asia Foundation)
Kamis, 25 Juli 2019
Bimtek Supervisi Mutu Satuan Pendidikan Angkatan 5
Rabu, 26 Juni 2019
Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi MKKS SMK Swasta Bangkalan
Kegiatan tersebut diakhiri dengan ramah tamah bersama seluruh peserta.
















